Pewarta Nusantara
Menu Kirim Tulisan Menu

UIN Sunan Kalijaga

Ardi Sentosa Ardi Sentosa
1 bulan yang lalu

Yogyakarta, 23 Januari 2025 – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sukses menyelenggarakan Public Lecture dan Bedah Buku bertema "Saatnya Naik Kelas: Mahasiswa Ambil Peran dalam Pengentasan Kemiskinan dan Membangun Ekosistem Entrepreneurship" pada Rabu, 22 Januari 2025, di Conference Room FISHUM.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama:
1. Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si. , Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga
2. Dr. Ilyas Indra, Penulis buku Self Entrepreneur

Dan dihadiri oleh Kompol Leo Nisya Sagita, S.I.K. Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda DIY, memberikan sambutan arahan dan motivasi bagi para peserta yang hadir.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Arni Rahmawati, mahasiswi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, dan dihadiri oleh mahasiswa dengan antusias mengikuti jalannya acara.

Umar Ma'ruf, Ketua DEMA UIN Sunan Kalijaga, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pentingnya peran mereka dalam pengentasan kemiskinan dan membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa diharapkan dapat mengambil bagian aktif dalam menciptakan perubahan sosial melalui kewirausahaan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Public Lecture dan Bedah Buku Self Entrepreneur (DEMA UIN Jogja)

"Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas tentang kewirausahaan sebagai solusi untuk masalah sosial seperti kemiskinan. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa kewirausahaan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.” ujar Umar, saat ditemui di Masjid Lab. Agama UIN Sunan Kalijaga. (22/01/2025)

Umar Ma'ruf menambahkan, acara ini ditujukan untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, terutama mereka yang tertarik dengan kewirausahaan dan pengembangan sosial-ekonomi. Diharapkan, peserta dapat memperoleh wawasan dan ide-ide baru mengenai bagaimana mereka dapat berperan dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.

“Kami ingin acara ini menjadi platform bagi mahasiswa untuk menggali potensi kewirausahaan mereka. Melalui pemahaman yang lebih dalam, mahasiswa dapat melihat kewirausahaan sebagai jalan untuk menciptakan peluang dan solusi bagi masalah kemiskinan." tambahnya.

Umar Ma'ruf menyampaikan bahwa acara ini merupakan acara awal yang dilaksanakan oleh DEMA periode 2025, dan acara ini dilaksanakan sebelum Ketua dan Wakil Ketua terpilih dilantik beserta jajarannya. Hal ini menjadi bukti komitmen dan kesungguhan DEMA periode 2025 dalam melaksanakan mandat serta siap menjadi wadah bagi semua mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Selain itu, harapannya kegiatan ini menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam mengembangkan ide kewirausahaan yang berdampak luas, serta lebih peka terhadap permasalahan sosial di sekitarnya.

Public Lecture dan Bedah Buku Self Entrepreneur (DEME UIN Sunan Kalijaga)

Public Lecture dan Bedah Buku Self Entrepreneur (DEMA UIN Sunan Kalijaga)

“Kegiatan ini memang kami laksanakan sebelum saya dan wapresma terpilih dilantik, ini menjadi bukti dan komitmen kita bahwa DEMA 2025 siap menjalankan mandat serta mewujudkan Dema sebagai ruang kreasi bersama, harapan kami, melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya akan mendapatkan wawasan baru, tetapi juga akan terinspirasi untuk terlibat lebih dalam dalam pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan pekerjaan. Saatnya mahasiswa naik kelas, bukan hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam kualitas kontribusi sosial mereka." pungkas Umar.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta, yang aktif berdiskusi tentang cara-cara inovatif dalam mengatasi kemiskinan melalui kewirausahaan.

Ardi Sentosa Ardi Sentosa
1 tahun yang lalu

Pewartanusantara.com - Ditengah arus media yang begitu cepat, dan masifnya tingkat penyebaran berita hoax, terutama di momentum menjelang pemilu 2024. Mengingat bahaya dari berita hoax yang begitu berbahaya, kiranya perlu dilakukan upaya sosialisasi sekaligus mengedukasi masyarakat terkait upaya mencegah hoax, terutama kaum muda sebagai golongan masyarakat yang paling banyak beraktivitas di media sosial.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kampanye prebunking dengan menyasar kalangan mahasiswa. Sebab, mahasiswa yang notabene merupakan kaum muda, sangat banyak beraktivitas di media sosial, sehingga rentan menjadi target atau korban dari hoax.

Gambar - Antusias mahasiswa mengikuti Game Anti Hoax yang dipandu oleh Tim <a href=

Mafindo" width="768" height="499" /> Gambar : Antusias mahasiswa mengikuti Game Anti Hoax yang dipandu oleh Tim Mafindo

Kampanye prebunking sendiri merupakan sebuah agenda yang diinisiasi oleh Mafindo, yang bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara membedakan informasi palsu atau upaya manipulasi lainnya. Karena itu, pre-bunking merupakan salah satu tindakan proaktif agar tidak mudah terpapar dan sebelum informasi hoax tersebut beredar di masyarakat.

“Kampanye prebunking ini merupakan sebuah bentuk upaya pencegahan berita hoax, kampanye ini sangat penting terutama bagi mahasiswa yang memiliki intensitas aktivitas media sosial yang tinggi”. Ujar Nauval Hanif Al Imroni, salah satu Tim Mafindo UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Gambar - Mahasiswa Fishum melihat deretan karya berupa poster yang memiliki makna ajakan dan edukasi anti hoax

Gambar : Mahasiswa Fishum melihat deretan karya berupa poster yang memiliki makna ajakan dan edukasi anti hoax

Kampanye ini dilaksanakan selama 3 hari, dimulai sejak Rabu, 13 September sampai dengan Jum’at, 15 September 2023 di Taman Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dimulai dari pukul 07:00 sampai 16:30 WIB.

Agenda ini dilaksanakan bersamaan dengan Pameran Karya Sadewa PMII Humaniora Park, dan mendapatkan antusias yang tinggi dari pada mahasiswa. Ratusan mahasiswa mengunjungi Taman Fishum dan mengikuti agenda kampanye tersebut.

Gambar - Umar Ma’ruf Ketua PMII Humaniora Park Rayon Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, menyerahkan cinderamata dari Mafindo kepada Bapak Sodik, selaku Dekan Fishum.

Gambar : Umar Ma’ruf Ketua PMII Humaniora Park Rayon Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, menyerahkan cinderamata dari Mafindo kepada Bapak Sodik, selaku Dekan Fishum.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Bapak Dr. Mochamad Shodik, S.Sos., M.Si. mengapresiasi agenda tersebut, beliau mengatakan bahwa kampanye prebunking sangat penting bagi masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Sebab, hoax merupakan hal yang menyimpang dari prinsip-prinsip budaya maupun agama.

“Sangat penting edukasi dan pencegahan hoax ini, apalagi kita semua tahu situasi hari ini menjelang pemilu sangat rawan sekali hoax, yang mana dampak hoax ini sangat berbahaya. Jadi perlu teliti, saya kira ini agenda yang bagus dan luar biasa”. Ujar Bapak Sodik, Dekan Fishum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Terakhir, beliau berharap agar masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa agar dapat menjadi pelopor pencegahan berita hoax. Dengan kampanye prebunking yang diinisiasi Mafindo, kader PMII Humaniora Park dan segenap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta siap menjadi garda terdepan dalam pencegahan berita hoax menjelang pemilu 2024.

“Setelah mengikuti kampanye prebunking ini, semoga kader PMII dan seluruh mahasiswa Fishum, dapat menjadi tonggak utama pencegahan hoax menjelang pemilu”. Pungkas beliau.